RAHASIA SUKSES BERBISNIS DARI 14 ABAD YANG LALU
MUHAMMAD SAW adalah pelopor perdagangan yang berlandaskan prinsip kejujuran, adil, dan sehat.
Meski abad sudah berganti , prinsip dan konsep bisnis ala Rasulullah SAW ternyata masih tetap up to date.
88 RAHASIA SUKSES BERBISNIS ALA RASULULLAH
- berprinsip pada nilai nilai Illahi (trensedent)
- berprinsip pada keseimbangan dan keadilan
- berprinsip pada kebebasan
- bertanggung jawab
- berlaku jujur
- tidak semata mengejar keuntungan
- berniat baik dalam berbisnis
- keberanian mewujudkan mimpi
- menjaga nama baik
- mau merintis dari bawah
- mempunyai rencana dan goals yang jelas
- harus fokus dan konsentrasi
- tidak mudah putus asa
- berusaha menjadi pionir
- ciptakan sesuatu yang berbeda
- memahami kondisi dan analisa pasar
- kemampuan merespon strategi kompetitor
- bisa menghilangkan mental blocking
- belajar menguasai pasar
- mampu menarik dan menyakinkan pemilik modal untuk ikut serta dalam bisnis yang dilaksanakan
- mampu mengelola organisasi secara efektif
- harga dengan kesepakatan bersama atau dengan usulan dan penerimaan, penjualan produk akan sempurna
- tidak melakukan monopoli
- tidak menimbun barang
- menjaga nilai nilai harga diri , kehormatan, dan kemuliaan dalam proses interaksi bisnis
- bekerja sama( bersinergi)
- menjaga sikap baik
- bekerja dengan cerdas bukan sekedar bekerja keras
- bekerja dengan prioritas
- tidak melakukan bisnis dalam keadaan bahaya (mudharat)
- melakukan bisnis berdasarkan cinta (passion)
- menggeluti profesi bisnis tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, tapi juga membangun reputasi di mata para pemodal, relasi, dan pelanggannya
- tekun dan sungguh sungguh menjalankan bisnis
- tepat waktu
- memiliki prinsip hari ini lebih baik darikemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini
- melakukan bisnis dengan sukarela, tanpa paksaan
- memiliki rencana dan strategi cadangan, bila yang pertama meleset
- bisnis tidak boleh mengganggu kegiatan ibadah
- harus kreatif dan visioner
- berani ambil resiko
- harus profesional
- berusaha dengan tangan sendiri ( mandiri)
- selalu bersyukur di segala kondisi
- tetap menjaga tali silaturahmi
- tangan diatas lebih baik dari tangan di bawah
- rajin bersedekah
- selalu berusaha dan tawakal
- tidak menzalimi (merugikan) orang lain
- memasarkan produk halal dan suci
- tidak melakukan sumpah palsu
- tidak boleh pura pura menawar dengan harga tinggi agar orang lain tertarik membeli dengan harga tersebut
- melakukan timbangan dengan benar
- jangan menjelekkan bisnis orang lain
- pintar mempromosikan diri
- transparansi( keterbukaan)
- mengutamakan pelanggan (costumer statisfaction)
- tidak ragu menambah jejaring (networking), berinteraksi dan berkompetisi dengan sesama pebisnis di wilayah lain/negara lain
- cakap dalam berkomunikasi dan bernegosiasi (tabliqh)
- tidak mengambil keuntungan berlebihan
- mengutamakan penawar pertama
- menawar dengan harga yang diinginkan
- melakukan perniagaan sepagi mungkin
- menjaga kepercayaan dan ikatan yang akrab dengan pelanggan, tidak peduli apakah dia pelanggan lama atau pelanggan baru, pelanggan besar atau kecil.
- mewujudkan situasi win win antara dirinya dan pelanggan
- barang yang di niagakan harus bermutu
- barang yang di niagakan haru murah
- kemudahan dalam hal transaksi dan pelayanan
- produknya mutakhir
- produknya multi manfaat
- harga barang ditentukan dengan jelas ketika akad
- bebas dari unsur riba
- dengan kesepakatan bersama , atau dengan suatu usulan dan penerimaan, penjualan barang akan sempurna
- tidak ada harga komoditi yang boleh dibatasi
- penjual harus tegas terhadap timbangan dan takaran
- orang yang membayar dimuka untuk pembelian suatu barang tidak boleh menjualnya sebelum barang tersebut menjadi miliknya
- segera melunasi kredit/ utang yang menjadi kewajibannya
- memberi tempo kepada pelanggan yang tak mampu bayar
- berbagi perhatian kepada karyawan maupun relasi bisnis
- majikan dan karyawan seharusnya saling menganggap saudara, bukan tuan dan budak (atasan dan bawahan)
- majikan hendaknya memberi gaji yang cukup tinggi bagi karyawan agar mereka dapat menutupi kebutuhannya
- majikan hendaknya memberi gaji tepat pada waktunya, sesuai akad dan komitmen yang sudah disepakati bersama
- membayar gaji/upah sebelum keringat karyawan kering
- majikan tidakboleh membebani karyawan dengan tugas yang melampaui kemampuannya atau mungkin mengganggu kesehatannya
- majikan harus memberi kompensasi yang cukup atas pekerjaan yang sulit dan memakan waktu lebih lama
- karyawan wajib bekerja keras dan bersungguh sungguh, dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan kekuatanya
- karyawan berhak menuntut gaji yang layak dari para majikan agar keperluan keperluan yang lazim dapat terpenuhi
- menciptakan hubungan yang harmonis dengan karyawan
- sering memberi bonus bonus tambahan di luar gaji pokok










